Peranan BK di sekolah Dasar

PERANAN GURU KELAS DALAM MEMBANGUN KARAKTER PESERTA DIDIK YANG AKTIF, KREATIF, DINAMIS DAN AGAMIS
( STUDI ANALISIS DI SDN CICADAS 1 KOTA BANDUNG )

Di era globalisasi dimana kita bisa menyerap informasi dalam bentuk apapun dengan mudah, bahkan di kalangan Anak-anak usia SD, bukan tidak mustahil banyak aspek negatif yang dapat mempengaruhi perilaku peserta didik khususnya di SD. Bagaimana tidak, saat ini usia anak 9 tahun sudah bisa mengoperasikan internet, bermula dari main game Poin Blank yang sekarang sedang menjamur di kalangan anak-anak. Mereka bisa berlama-lama di warnet hanya untuk main game, bahkan jejaring sosial seperti Facebook pun kini sudah mewabah di kalangan anak-anak SD.
Seperti beberapa peserta didik saya yang meng-add facebook saya, nama dan bahasa yang mereka gunakan pun bukan bahasa yang mereka dapatkan di sekolah, melainkan menggunakan bahasa gaul, seperti zahira cayank dia clalu dll. Sekilas saya ingin tertawa melihat kreatifitas mereka di dunia maya. Akan tetapi tidak lama setelah itu saya sangat prihatin dan miris sekali melihat bahasa-bahasa mereka yang dituliskan dalam statusnya. Penggunaan bahasa yang kotor, kasar, sudah dianggap biasa bagi mereka.
Secara tidak langsung bahasa yang anak-anak gunakan tersebut adalah bentuk ungkapan ekspresi mereka dan keterampilan berbahasa mereka tetapi apabila tidak kita waspadai, bisa mempengaruhi perilaku mereka sehari-hari, baik di lingkungan rumah maupun di sekolah.
Salah satu contohnya adalah seorang peserta didik kelas V SDN Cicadas 1 yang bernama Rifki Erizan. Ketika berada di dalam kelas dia selalu mengeluarkan kata-kata kotor, kasar, bahkan jorok. Dia juga jarang sekali mengerjakan tugas yang diberikan gurunya. Dari hasil pengamatan wawancara saya dengan dia, diperoleh data-data dan fakta-fakta sosial yang menyebabkan dia sering mengeluarkan kata-kata kotor, kasar dan jorok.
Dia anak ke – 3 dari 5 bersaudara. Orang tuanya bekerja sebagai pedagang boneka di kawasan jalan cicadas. Fakta sosial yang saya dapatkan dia tinggal dilingkungan yang padat penduduk. Bahkan kesehariannya dia sering bermain dengan temannya yang sudah SMP. Setiap hari dia sering datang ke Warnet untuk bemain Game Point Blank.
Pada dasarnya anak-anak pada usia sekolah dasar secara has terbuka kepada dan berinteraksi dengan rentang stimuli yang luas dan berbagai perilaku. Dalam antusiasme dan keingin tahuannya yang tak terkendalikan, sebagian dari mereka ada yang tidak terpengaruh dan belum dipaksa oleh realitas-realitas sosial yang mengganggu dan yang mengubah persepsi-persepsi dari saudara-saudaranya yang lebih tua dan banyak orang dewasa dimana mereka beridentifikasi. Sementara di lain pihak ada sebagian anak-anak yang harus dipaksa menerima realitas-realitas sosial yang mereka jalani sehari-hari, seperti anak-anak jalanan yang terpaksa harus ngamen demi membantu ekonomi orang tuanya.
Karena itu melalui tulisan ini saya mencoba membahas mengenai pentingnya peranan guru kelas di sekolah dasar dalam pengembangan pelayanan bimbingan, karena jenjang pendidikan sekolah dasar merupakan pondasi utama pada jenjang pendidikan formal. Pentingnya pengembangan karir atau bimbingan karir di Sekolah Dasar merupakan bagian dari amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang
Sistem Pendidikan Nasional.
Dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3 dijelaskan bahwa Pendidikan Nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Selain itu Kurikullum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Tahun 2006, memuat materi bimbingan karir melalui pengembangan diri peserta didik, sesuai dengan minat,bakat, dan potensi yang dimiliki peserta didik.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut sudah barang tentu perlu mengintegrasikan seluruh komponen yang ada dalam pendidikan, salah satunya komponen bimbingan. Bila dicermati dari sudut sosio kultural, yang melatar belakangi perlunya proses bimbingan adalah adanya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat sehingga berdampak disetiap dimensi kehidupan. Hal tersebut semakin diperparah dengan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi, sementara laju lapangan pekerjaan relatif menetap.

**********************************
Salah satu fakta yang akan saya bahas pada makalah ini adalah seorang siswa kelas V SDN Cicadas 1, yang bernama Rifki Erizan
A. Bimbingan Konseling di Sekolah Dasar
Sekolah Dasar bertanggungjawab memberikan pengalaman-pengalaman dasar kepada peserta didik, yaitu kemampuan dan kecakapan membaca, menulis, berhitung, pengetahuan umum serta perkembangan kepribadian, yaitu sikap terbuka terhadap orang lain, penuh inisiatif, kreatifitas, kepemimpinan, keterampilan serta sikap bertanggungjawab.
Bimbingan itu sendiri dapt diartikan suatu bagian integral dalam keseluruhan program pendidikan yang mempunyai fungsi positif, bukan hanya suatu kekuatan kolektif. Proses yang terpenting dalam pentingnya bimbingan adalah proses penemuan diri sendiri. Hal tersebut akan membantu anak mengadakan penyesuaian terhadap situasi baru, mengembangkan kemampuan anak untuk memahami diri sendiri dan menerapkannya dalam situasi mendatang.
Bimbingan bukan lagi suatu tindakan yang bersifat hanya mengatasi setiap krisis yang dihadapai oleh anak, tetapi juga merupakan suatu pemikiran tentang perkembangan anak sebagai pribadi dengan segala kebutuhan, minat dan kemampuan yang harus berkembang

Tentang royani78

Saya seorang pengajar di SDN Cicadas 1. Dulu saya kuliah S1 Hukum Tata Negara lulus thn 2004, sekarang sedang menempuh S1 kedua di UPI jurusan Pedagogik, Prodi PGSD.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s